Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan menjamin ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula pasir, daging sapi, minyak goreng, telur dan lain sebagainya.

“Kami sampaikan juga stok beras kita di Sulawesi Selatan 47.942 ton di Bulog ketahanannya kurang lebih 9 bulan, gula 2800 ton, bawang stoknya 7.895 ton,” ucap Indra Jaya Saputra, Plt. Dinas Perdagangan Sulsel, Rabu, 13 Mei 2020.

Sementara keluhan masyarakat terkait harga bahan pokok salah satunya gula pasir, Indra Jaya menuturkan Kementerian Perdagangan telah menyampaikan ke produsen gula agar penugasan kepada seluruh distributor sebesar 30 ribu ton dengan tujuan untuk menstabilkan harga.

“Saat ini baik di ritel modern maupun pasar harga gula untuk eceran tertinggi 15.500 dan itu Mendag sudah surati 24 kabupaten/kota untuk pelaku usaha agar menurunkan harga gula pasir dan untuk pasar tradisional untuk tetap buka dan diatur jadwalnya jam 8 sampai jam 12,” beber Indra Jaya Saputra.

“Terlebih jualan pesan antar tetap lakukan sosial distancing yang jualan pangan termasuk kita sudah sampaikan di PD Pasar dan di beberapa pasar sudah melakukan itu yang sesuai aturan menteri perdagangan agar pasar tradisional dan ritel modern berinovasi untuk pesan antar jualnya,” lanjutnya.

Meskipun begitu, sejauh ini masih ada saja di beberapa pasar yang menjual gula pasir dengan harga yang cukup tinggi yaitu Rp.18.000 perkilogram. Menindaki hal tersebut ia membeberkan pihaknya akan melakukan operasi pasar dalam waktu dekat. (fajar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here